Archive for the ‘Materi & Pembahasan Soal’ Category

Membaca Efektif

Membaca merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh kita. Namun, sering kali kita merasa malas, jengah, dan jenuh ketika harus membaca sebuah teks yang panjang. Bahkan, setelah selesai membaca seluruh teks ternyata kita belum memahami isi bacaan tersebut, yang kemudian memaksa kita untuk membacanya berulang kali. Tapi, apakah dengan membaca berulang kali akan menambah pemahaman kita? mungkin, seberapa efektifkah cara membaca kita?.

Setiap individu mungkin memiliki kemampuan yang berbeda untuk Baca lebih lanjut

Iklan

IKLAN: Dalam Tinjauan Bahasa

Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah promosi barang,  jasa,  perusahaan dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi termasuk publisitas, relasi publik, penjualan, dan promosi penjualan.

Gaya bahasa yang digunakan dalam iklan ini adalah gaya bahasa klimaks yaitu gaya bahasa iklan yang dimulai dari hal-hal yang bersifat tidak penting menuju kepada hal-hal yang lebih penting. Dari definisi tersebut terdapat definisi lain tentang iklan menurut American Marketing Association (AMA), iklan adalah Baca lebih lanjut

PERBEDAAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MALAYSIA

PERBEDAAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MALAYSIA

*) Penting untuk dicatat: tulisan ini dikutip dari ensiklopedia bebas wikipediaIndonesia. Apabila akan menjadikannya sebagai referensi, harap merujuk sumber asli sebagaimana ditulis di bagian akhir tulisan ini.

Bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia adalah dua bentuk baku dalam bahasa Melayu modern (pasca-Perang Dunia II). Selain keduanya, terdapat pula bentuk baku lain yang dipakai di Brunei, namun karena penuturnya sedikit bentuk ini menjadi kurang signifikan. Artikel ini mencoba menunjukkan perbedaan di antara kedua bentuk baku utama meskipun usaha-usaha penyatuan ejaan dan peristilahan selalu dilakukan di bawah koordinasi MABBIM.

Sebenarnya tidak banyak perbedaan antara kedua bahasa tersebut. Berbagai varian bahasa Melayu digunakan di berbagai wilayah Indonesia dan semua mengakui bahwa bahasa yang digunakan di Provinsi Riau dan sekitarnya adalah bahasa Melayu Standar (atau bahasa Melayu Tinggi, bahasa Melayu Piawai). Perbedaan latar belakang sejarah, politik, dan perlakuan yang berbeda menyebabkan munculnya perbedaan tata bahasa, peristilahan dan kosakata, pengucapan, serta tekanan kata pada dua bentuk standar modern yang sekarang dipakai.

Perbedaan itu secara garis besar dapat dipaparkan sebagai berikut: Baca lebih lanjut

Kebahasaan: Resensi Buku Kumpulan Cerpen

Resensi Buku Kumpulan Cerpen

Menjelaskan isi buku kumpulan cerpen berdasarkan kelebihan dan kekurangannya  dengan alasan.

Salah satu jenis menulis adalah menulis karya-karya resensi.  Resensi bisa ditujukan pada buku-buku fiksi dan non-fiksi. Terhadap buku-buku fiksi resensi bisa diterapkan pada buku kumpulan cerpen.

Karya resensi kebanyakan dimuat  di media masa cetak. Oleh karena itu,   harus memperhatikan  aktualitas buku-buku yang diresensi. Kebanyakan tahun terbit  buku yang diresensi sama dengan saat penulisan karya resensi. Paling jauh setahun sebelumnya.

Resensi buku dimulai dengan penulisan identitas buku yang terdiri dari;

  1. judul buku
  2. nama pengarang
  3. nama penerbit dan kota penerbitan
  4. tahun terbit
  5. jumlah halaman buku

Resensi membahas secara singkat  isi buku, mempunyai gambarab secara menyeluruh apa yang terdapat dalam  bukub yang di resensi. Jika yang diresensi kumpulan cerpen diuraikan  :

  1. Berapa dan cerpen apa saja yang dimuat dalam kumpulan cerpen tersebut.
  2. Tema sentral/utama cerpen-cerpen tersebut atau tema masing-masing cerpen.
  3. Kelebihan dan kekurangan buku kumpulan cerpen yang diresensi.

Dalam menyampaikan kelebihan dan kekurangan buku yang diresensi,penulis resensi hendaknya  mampu menyampaikan alasan-alasan rasional tentang kelebihan dan kekurangan tersebut, menyangkut soal isi buku , teknik, penyajian, ti[pografi/ perwajahan buku.   .
.

Contoh resensi buku 

PEREMPUAN YANG MENYIHIR    

Buku                 : Sihir Perempuan

Penulis              : Intan Paramadhita

Penerbit           : Kata kita .Jakarta.

Cetakan            :  Pertama,Mei 2005

Tebal                 : 150 halaman

Sejumah cerpen yang dimuat di beberapa koran  muncul hasil karya perempuan  muda. Satu persatu dari mereka  mulai menerbitkannya menjadi buku.  Setahun silam nama LindaChistantidengan buku kumpulan cerpennya  Kuda Terbang Maria Pinto  menjadi momentum terpenting bagi generasi penulis perempuan muda seangkatannya saat didaulat terbaik di ajang Khatulistiwa Award. 

Menyebut beberapa contoh lain,kemunculan nama Jenar Maesa Ayu,  Yetti A.KA, Dina Oktaviani, Ucu Agustin, Nukila Akmaladalah yang berupaya menyeruak belantara sastra cerpen yang gersang  dengan karya-karya penulis perempuan muda. Satu lagi diantaranya adalah Intan Paramadhita yang baru saja melepas buku kumpulan cerpen yang berjudul :Sihir perempuan. Dari pemilihan judul buku, judul-judul cerpen dan terutama tema yang diangkat penulisnya, adalah seputar kisah dunia gaib, pekat ceritera horor dan sejenisnya. Ia mengimgatkan kembali pada posisi dan keberadaan perempuan adi-manusiayang telah masyur dalam tradisi,semacam nenek sihir, kuntilanak, mak lampir,sundel bolong,Nyi Blorong ,hinggaRatuPantaiSelatan.

Mengutip komentar promosial di balakang buku, perempuan itu bisa menjadi apa saja: ibu, anak, karyawati yang baik……..Lalu mengapa penulisnya justru berkisah tentang sisi lain seorang perempuan,sebuah dunia di sudut lain, di mana ia mengangkat sisi kelam kehidupannya. Dalam cerpennya bisa terlacak kisah-kisah perempuan pembunuh ( cepen Mak Ipak dan Bunga-bunga), Stigma janda penggoda (  cerpen Pemintal Kegelapan).  Tindakan aborsi ( cerpen Jeritan Dalam Botol),  dan lain-lain.

Buku setebal 150 halaman ini, bukan semata-mata menyodorkan kisah-kisah horor, yang menegangkan dan menghibur.  Cerpen yang mempunyai keterbatasan ruang, itu digunakan penulisnya untuk melancarkan “ permainan halus”-nya dalam tema-tema  cerita “dunia kelam “ seorang perempuan. Ia dijadikan medium untuk melihat kembali dunia perempuan dengan segala aspeknya.  Sebagai perempuan,penulis merangkum segala persoalan yang dialami perempuan dari sudut pandang perempuan. Meski tidak semua tokoh utamanya adalah perempuan, kita akan merasakan kelihaian penulisnyamenjungkirbalikkan kisah perempuan dalam dongeng Cinderela ( (cerpen Perempuan Buta Tanpa Ibu Jari ) ,Super Woman (cerpen Mobil Jenazah). Karyawati yang baik (cerpen  Vampir dan cerpen  Darah), atau menjadi anak perempuan yang berbakti pada ayahnya (cerpen Pintu Merah ).Cerpen bagi Intan adalah sebuahtanya yang menanti jawab para pembacanya dalam pertaruhan  peta nasib dan  kisah seorang perempuan .