Archive for September 1st, 2011

SASTRAWAN-SASTRAWATI ANGKATAN PUJANGGA BARU

Di tulisan sebelumnya, saya menyampaikan sedikit tentang karakteristik Angkatan Pujangga Baru. Sempat ada keinginan untuk merevisi tulisan itu dengan memasukkan  penjelasan tentang beberapa tokoh yang dikategorikan sebagai angkatan pujangga baru lengkap dengan beberapa judul karyanya. Tapi, sepertinya akan menjadi terlalu panjang, oleh karena itu tulisan tentang sastrawan-sastrawati angkatan pujangga baru saya posting terpisah. Semoga bermanfaat!.

SASTRAWAN-SASTRAWATI ANGKATAN PUJANGGA BARU

Kwartet berikut dikenal sebagai ujung tombak Angkatan Pujangga Baru:

Sutan Takdir Alisyahbana, kelahiran Natal, Sumatera Utara, 11 Februari 1908, meninggal di Jakarta, 17 Juli 1986. Pujangga ini seorang ilmuwan dan filsuf bergelar Sarjana Hukum, Doktor Honoris Causa dan professor. Ia sangat terkenal dengan roman bertendennya Layar Terkembang(1936). Roman-romannya yang lain: Dian nan Tak Kunjung Padam(1932), Anak Perawan di Sarang Penyamun (1940). Tebaran Mega (1935) merupakan kumpulan sanjak yang menandai kepenyairannya. Ternyata, Sutan Takdir tidak hanya hebat di zamannya. Pada masa pascakemerdekaan, bahkan setelah tergulungnya Lekranya PKI, Sutan Takdir pun ikut Baca lebih lanjut

Iklan