Sepercik kisah untuk kekasih (sebuah renungan masa lalu) Kelak saat mata hati terbuka, kau akan paham kenapa lidah ini begitu tega melepaskan anak panah menusuk lubuk hatimu yang lembut saat rona wajah menemukan harapan untuk memiliki selamanya. Suatu saat kau akan mengerti betapa teganya aku mencaci diriku sendiri atas segala kebodohan masa laluku yang senantiasa [...]






Komentar Terakhir