Posts Tagged ‘Paragraf deduktif’

Paragraf Argumentasi, Deduktif, dan Induktif

Menulis paragraf argumentasi, deduktif dan induktif

Paragraf argumentasi menitikberatkan pada penyampaian opini dilandasi alasan-alasanĀ  rasional yang sangat meyakinkan sehingga pembaca paragraf itu merasakan hal yang masuk akal. Atas satu fenomenal bisa muncul lebih dari suatu opini dan keduanya atau ketiganya bisa diterima akal sehat karena didukung argumentasi yang meyakinkan.

Paragraf argumentasi ditulis dengan menggunakan penalaran induktif atau deduktif. Dalam paragraf induktif, penulis memulainya dari uraian yang mengerucut ke kalaimat inti/kesimpulan. Paragraf deduktif sebaliknya. Paragraf ini dimulai dari kristal pembicaraan, pernyataan inti berupa kalimat terletak pada posisi awal dalam paragraf. Kalimat-kalimat selanjutnya merupakan uraian ide pokok yang sifatnya menerangjelaskan.

Sebuah karangan yang berbentuk paragraf yang terdiri dari kalimat-kalimat utama dan kalimat-kalimta penjelas/pendukung bisa diawali dengan penulisan kerangka paragraf. Kerangka karangan/paragraf ditulis dengan menggunakan kata-kata kunci, frase atau kalimat singkat padat, yang nantinya diuraikan menjadi kalimat-kalimat paragraf. Dalam kerangka paragraf sudah terbayang bentuk penalaran paragrafnya, induktif atau deduktif, karena memang sudah disusun urutannya untuk menjadi paragraf indutif atau deduktif. Letak kalimat utamanya sudah jelas terbaca dalam kerangka paragraf yang ditulis.

PARAGRAF ARGUMENTASI INDUKTIF-DEDUKTIF

Paragraf argumentasi induktif deduktif

Berbeda dengan jenis-jenis paragraf/wacana yang lain, argumentasi memfokuskan pada penyampaian alasan-alasan rasional yang meyakinkan atas opini yang dikedepankan. Dengan argumentasi tersebut diharapkan pembaca membenarkan pendapat tersebut, bisa menerima gagasan yang disampaikan sebagai sesuatu yang masuk akal.

Perbedaan antara paragraf induktif dengan paragraf deduktif lebih terletak pada posisi kalimat inti atau kalimat utama atau ide-ide pokoknya sebagai kristal pembicaraan. Paragraf induktif dimulai dari kalimat-kalimat uraian yang lalu mengerucut menjadi inti senagai kesimpulan. Dalam paragraf deduktif dihadirkan terlebih dulu pernyataan umum yang maknanya luas yang dirumuskan dalam kalimat utama/kalimat inti. Kalimat-kalimat yang hadir selanjutnya merupakan penjelasan atas kalimat inti tersebut

Itulah ciri-ciri paragraf induktif dan deduktif. Berangkat dari pemahaman ciri-ciri tersebut, hendaknya bisa disusun kerangka paragraf yang akan ditulis.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.