Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘ciri-ciri periode sastra’

SASTRA: RINGKASAN CIRI-CIRI KARYA SASTRA TIAP ANGKATAN

Ciri-ciri Angkatan Balai Pustaka Berbicara tentang pertentangan adat dan kawin paksa, dominasi orang tua dalam perkawinan. Gaya penceritaan terpengaruh oleh sastra Melayu yang mendayu-dayu, masih menggunakan bahasa klise seperti peribahasa dan pepatah-petitih. Karya-karya yang diterbitkan Balai Pustaka diharuskan memenuhi Nota Rinkes yang berbunyi: didaktis, serta netral agama dan politik. Ciri-ciri Angkatan Pujangga Baru Menampilkan nasionalisme [...]

Continue reading »

B.KARYA SASTRA TERPENTING PADA TIAP PERIODE DAN CIRI-CIRI MASING-MASING ANGKATAN

Dalam sejarah sastra Indonesia, karya sastra bisa dibagi berdasarkan periodisasinya. Periodisasi adalah pembagian kronologi perjalanan sastra atas masanya, biasanya berupa dekade-dekade. Pada dekade-dekade tertentu dikenall angkatan-angkatan kesusastraan, misalnya Angkatan Balai Pustaka, Angkatan Pujangga Baru, Angkatan ’45, Angkatan ‘66 dan Angkatan 2000. Kedua istilah itu (dekade dan angkatan) bisa digunakan secara bersamaan, bahkan adakalanya angkatan kesusastraan [...]

Continue reading »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.