Muhammad Yamin (dari Angkatan Balai Pustaka)
INDONESIA TUMPAH DARAHKU
Bersatu kita teguh
Bercerai kita runtuh
Duduk di pantai tanah yang permai
Tempat gelombang pecah berderai
Berbuih putih di pasir terderai
Tampaklah pulau di lautan hijau
Gunung-gunung bagus rupanya
Dilingkari air mulia tampaknya
Tumpah darahku Indonesia namanya
Lihatlah kelapa melambai-lambai
Berdesir bunyinya sesayup sampai
Tumbuh di pantai bercerai-cerai
Memagar daratan aman kelihatan
Dengarlah ombak datang berlagu
Mengejar bumi ayah dan ibu
Indonesia namanya. Tanah airku
Tanahku bercerai seberang-menyeberang
Merapung di air, malam dan siang
Sebagai telaga dihiasi kiambang
Sejak malam diberi kelam
Sampai purnama terang-benderang
Di sanalah bangsaku gerangan menompang
Selama berteduh di alam nan lapang
Tumpah darah Nusa India
Dalam hatiku selalu mulia
Dijunjung tinggi atas kepala
Semenjak diri lahir ke bumi
Sampai bercerai badan dan nyawa
Karena kita sedarah-sebangsa
Bertanah air di Indonesia
Sumber: Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air
Oyon Sofyan, editor halaman 15.






Posted by perez on 28 Oktober 2010 at 03:42
makna dri puisi indonesia tanah airku
Posted by abdul jadul bil fakkir on 18 Februari 2011 at 06:52
mantab benar,,
Posted by vida on 29 Maret 2011 at 08:10
good..good.. ini yang saya cari dari kemarin.
Posted by Viona on 14 Agustus 2011 at 09:47
Baggusssss………
Tpi kbnyakan puisinya
Posted by Indonesia Tumpah Darahku « Rubrik Bahasa on 6 November 2011 at 23:39
[...] kemudian melahirkan Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928), Muhammad Yamin merampungkan sajaknya bertajuk Indonesia Tumpah Darahku di Tanah Pasundan. Ditulis dengan napas panjang, hingga mencapai 88 bait, sajak itu menggambarkan [...]
Posted by febhie on 7 November 2011 at 20:11
bagus bener puisinya I LIKE IT:)
Posted by DREWNA on 20 November 2011 at 11:48
PUISINYA BAGUS BANGETB LO
Posted by WINA on 20 November 2011 at 11:50
PUISINYA NGINGETIN KITA PADA TANAH AIR AND PUISINYA BAGUS BANGET
Posted by raeni on 18 Januari 2012 at 14:12
saya sangat bangga sekali