LAHIR UNTUK MENJADI KELABU (Maret 2010) Kang, mengapa engkau tetap dengan janji itu merenda asa dengan ucapan dan niat melejitkan cita-cita hingga pucuk yang tak terjangkau Bukankah sudah ku tegaskan akang jangan lagi menjadi putih akang usah pula menjadi kapas yang tak ternoda lantaran semua sia-sia saja Aku tak sudi menerima kesucian tidak pula untuk [...]
Arsip untuk Maret, 2010
26 Mar
PUISI: PESAN UNTUKMU
PESAN UNTUKMU Kutitipkan teduhnya belaian raga kusandarkan segala asa yang bertiup terbangkan rindu karena ku tahu shinta tegar karena dipandu kesetiaan yang tak kenal usang lihatlah setiap lapisan awan selimuti cinta kita rasakan belaian angin lembut temani rindu sang mentari dengarlah niscaya sayang yang tak terdengar akan kau rasakan
21 Mar
PUISI: DOA DI JAKARTA (RENDRA)
DOA DI JAKARTA (Rendra) Tuhan Yang Maha Esa alangkah tegangnya melihat hidup yang tergadai pikiran yang dipabrikkan dan masyarakat yang diternakkan. Malam rebah dalam udara yang kotor. Di manakah harapan akan dikaitkan bila tipu daya telah menjadi seni kehidupan? Dendam diasah di kolong yang basah siap untuk terseret dalam gelombang edan Perkelahian dalam hidup sehari-hari [...]
16 Mar
PUISI: INDONESIA TUMPAH DARAHKU (M. YAMIN)
Muhammad Yamin (dari Angkatan Balai Pustaka) INDONESIA TUMPAH DARAHKU Bersatu kita teguh Bercerai kita runtuh Duduk di pantai tanah yang permai Tempat gelombang pecah berderai Berbuih putih di pasir terderai Tampaklah pulau di lautan hijau Gunung-gunung bagus rupanya Dilingkari air mulia tampaknya Tumpah darahku Indonesia namanya Lihatlah kelapa melambai-lambai Berdesir bunyinya sesayup sampai Tumbuh di [...]
14 Mar
PUISI: JANGAN KAU PANGGIL AKU BUNGA
JANGAN PANGGIL AKU BUNGA terkadang aku merasa tersanjung melambung, terbang bagaikan sang merpati kau buat aku seperti bidadari sungguh kau agungkan aku memujiku setinggi anganmu kau puja aku mulia seperti sinta terpuji layaknya kunthi tapi, sungguh itu tak layak bagiku aku tidaklah seperti yang kau kira terlalu banyak daunku melayu tak terhitung rantingku yang patah [...]
13 Mar
PUISI: PERCUMA
PERCUMA (5 januari 2007) lirih kau menangis padahal telah ku katakan tangismu terlambat tersampaikan aku telah menapak gelombang di atas langit yang penuh angan lalu buat apa air mata mengalir hingga sudut bawah sadar karena semua tak lagi ku dengar rintihan yang terasa hambar
13 Mar
PUISI: JANGAN SALAHKAN AKU
JANGAN SALAHKAN AKU Jika aku datang melumatmu Mencengkram paksa atau suka Menerkam benci atau nggemesi Jangan salahkan aku Kau pun tahu predator seperti aku Kerap tak tahan melihat gempalnya tubuh kijang Mudah tergoda bila temukan gemulainya tubuh menjangan Jangan salahkan aku Karena kau kini mengusikku Dengan tarian di pelupuk mataku Karena kau mengganggu tidurku Dengan [...]
10 Mar
SASTRA: RINGKASAN CIRI-CIRI KARYA SASTRA TIAP ANGKATAN
Ciri-ciri Angkatan Balai Pustaka Berbicara tentang pertentangan adat dan kawin paksa, dominasi orang tua dalam perkawinan. Gaya penceritaan terpengaruh oleh sastra Melayu yang mendayu-dayu, masih menggunakan bahasa klise seperti peribahasa dan pepatah-petitih. Karya-karya yang diterbitkan Balai Pustaka diharuskan memenuhi Nota Rinkes yang berbunyi: didaktis, serta netral agama dan politik. Ciri-ciri Angkatan Pujangga Baru Menampilkan nasionalisme [...]
4 Mar
SASTRA: REVIEW ROMAN ATHEIS
Atheis Akan hal romam Atheis karya Achdiat Kartamihardja yang terbit dan langsung meroket pada dekade 50-an, kita pun sungguh bisa menemukan keavntgandeahnya, sesuatu yang tidak kita jumpai baik pada Salah Asuhan maupun Belenggu. Tema dan ide cerita yang dikedepankan pengarang tidak tanggung-tanggung idiologi komunisme beserta seabrek kenegatipannya. Komunisme dalam romam Atheis bukan sebagai latar belakang [...]
1 Mar
PUISI: TERATAI (SANUSI PANE)
Sanusi Pane (dari Angkatan Pujangga Baru) TERATAI Kepada Ki Hajar Dewantoro Dalam kebun di tanah airku Tumbuh sekuntum bunga teratai Tersembunyi kembang indah permai Tidak terlihat orang yang lalu Akarnya tumbuh di hati dunia Daun berseri Laksmi mengarang Biarpun dia diabaikan orang Seroja kembang gemilang mulia Teruslah O Teratai Bahagia Berseri di kebun Indonesia Biar [...]






Komentar Terakhir